Menanti Performa Inggris di Piala Dunia 2026
Inggris selalu menjadi nama besar yang diunggulkan di setiap turnamen besar termasuk Piala Dunia, dengan tagline ‘it’s coming home’ Inggris selalu disangkut-pautkan akan menjadi juara, padahal nyatanya mereka sudah lama menjadi juara di turnamen besar termasuk Piala Dunia.
Dari jaman Inggris bertabur bintang dengan diisi oleh Rooney, Lampard, Gerrard, Scholes dan Beckham mereka belum pernah menjadi juara hingga saat ini. Mereka hanya nyaris menjadi juara Euro pada tahun 2020 ketika mengalahkan Inggris di final melalui babak adu penalti.
Skuad Inggris di Piala Dunia 2026
Setelah mengakhiri kerjasama dengan Southgate sebagai pelatih, kali ini Inggris mempercayakan Thomas Tuchel sebagai pelatih mereka. Turnamen yang akan diikuti untuk pertama kalinya oleh Tuchel sebagai pelatih tim nasional langsung turnamen besar Piala Dunia 2026.
Belum berlaga, Thomas Tuchel langsung menjadi perbincangan dengan pemilihan pemain yang didaftarkannya untuk Piala Dunia 2026. Dari nama-nama tersebut, tidak ada nama-nama familiar seperti Luke Shaw, Harry Maguire, Trent Alexander-Arnold.
Bahkan nama-nama baru yang menonjol beberapa tahun terakhir seperti Cole Palmer, Morgan Gibbs-White dan Adam Wharton pun tidak ada dalam skuad. Sebaliknya, Thomas Tuchel malah memanggil nama-nama seperti Jordan Henderson, Lewis Dunk dan Ivan Toney yang mungkin disebut sudah habis masa prime-nya.
Sadar keputusannya membuat publik sepakbola Inggris bergemuruh, Thomas Tuchel pun angkat suara dengan mengatakan bahwa ia sudah memilih 26 pemain dengan siap memberikan komitmen penuh untuk bermain di skema permainannya.
“Saya dapat meyakinkan setiap penggemar di negara ini bahwa kami memiliki 26 pemain yang 100% berkomitmen, yang siap untuk menjalankan peran mereka di dalam dan di luar lapangan, yang siap dan berkomitmen pada gagasan semangat tim dan sikap tidak egois,” ujar Thomas Tuchel dilansir BBC

Sikap egois yang disebut Thomas Tuchel menuai sorotan karena beberapa hari sebelum pengumuman skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026, Harry Maguire sudah blak-blakan merasakan kecewa dan sedih setelah namanya tidak masuk ke skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026.
Hal tersebut langsung dijawab oleh Thomas Tuchel setelah mengumumkan skuad resmi Inggris, menurut Thomas Tuchel kekecewaan Harry Maguire tidak perlu dipublikasikan apalagi sebelum pengumuman resmi. Tuchel bahkan mengatakan bahwa reaksinya tidak bisa mengubah situasi apapun untuk skuad Inggris.
“Saya tahu tentang reaksinya, tentang perasaannya. Itu tidak membantu, tetapi saya memahami kekecewaannya dan sangat menghormatinya sebagai pemain. Kami menghubungi sebagian besar pemain kemarin. Para pemain kecewa dan tentu saja mereka berbicara, dan kemudian terlalu banyak orang yang tahu, terlalu banyak orang yang ingin tahu,”
Thomas Tuchel pun membeberkan alasannya dengan membawa nama-nama senior seperti Lewis Dunk dan Jordan Henderson ke dalam skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026. Ia mengatakan sudah memiliki kelompok kepemimpinan yang layak.
Lebih dari itu, Thomas Tuchel juga mengatakan bahwa pemain senior tersebut menciptakan budaya, menetapkan standar, dan menjaga standar. Lebih lanjut, mantan pelatih Chelsea tersebut juga menyatakan hal penting dari para pemain senior tersebut dengan menangani kekecewaan.
“Akan ada kekecewaan sepanjang turnamen, jadi bagaimana para pemain bisa bereaksi terhadap hal itu, bagaimana mereka bisa mengatasi ego dan kesombongan mereka, dan mungkin tetap mendorong rekan satu tim mereka? Saya tidak ingin mengambil risiko dan mengetahui di tengah turnamen bahwa seseorang kesulitan dengan hal itu.”
Meski banyak kritikan, Thomas Tuchel kini sudah menentukan 26 pemain final yang ia bawa untuk berlaga di Piala Dunia 2026 bersama Inggris. Jabatan kapten tim mungkin masih akan diemban oleh Harry Kane dengan vice captain mungkin akan diberikan kepada Reece James.
Tantangan pertama Inggris di Piala Dunia 2026
Inggris akan tergabung di grup L bersama Kroasia, Ghana dan Panama. Di fase grup mereka sudah diunggulkan dengan Kroasia meski tidak bisa menganggap remeh sama sekali Ghana dan Panama. Inggris akan langsung berhadapan dengan Kroasia di laga perdana Piala Dunia 2026.
Pertandingan pertama tersebut diyakini akan menentukan langkah Inggris di Piala Dunia 2026 nanti. Setelah melawan Kroasia, Inggris akan berhadapan dengan Ghana di pertandingan kedua. Lalu di pertandingan pamungkas di babak grup, Inggris akan berhadapan dengan Panama.
Dengan masuknya peringkat ketiga terbaik untuk lolos ke babak knockout Piala Dunia 2026, akan sangat keterlaluan untuk Inggris apabila mereka tidak lolos dari babak grup. Setelah babak grup, barulah petualangan Inggris yang sebenarnya terjadi di Piala Dunia 2026.
Dengan komposisi pemain yang mentereng dengan pelatih fresh seperti Thomas Tuchel, Inggris sebenarnya bisa melangkah jauh di Piala Dunia 2026. Walaupun tidak diunggulkan menjadi juara, namun mereka bisa jadi mengguncang Piala Dunia dan tagline ‘it’s coming home’ mungkin akan terealisasi.
●●●
Kunjungi halaman blog kami untuk membaca berita SEPAK BOLA dan informasi pasaran taruhan
Selalu menjadi yang terdepan dalam mendapatkan informasi seputar olahraga dan bursa taruhan



